GPS/GLOBAL POSITIONING SYSTEM

GPS/GLOBAL POSITIONING SYSTEM
Adalah sistem radio navigasi untuk penentuan posisi geografis menggunakan bantuan satelit dikembangkan sejak Tahun 1973 Oleh  Departemen Pertahanan AS (AU-US) sampai sekarang
 
Sistem ini terdiri dari 3 segmen utama :
1. Segmen angkasa/space segment (satelit)
2. Segmen kontrol/control segment (stasiun pengendali)
3. Segmen pemakai/user segment (alat/GPS)
 
Segmen angkasa/satelit
– terdiri dari 24 satelit
– menempati 6 orbit (bentuknya mendekati lingkaran)
– setiap orbit ditempati 4 satelit (diatur sedemikian rupa agar minimal selalu nampak 4 satelit
– orbit satelit berinklinasi 55° terhadap bidang ekuator
– ketinggian rata-rata dari permukaan bumi  20.200 km
– beratnya lebih dari 800 kg
– bergerak dengan kecepatan rata-rata 4 km/detik
– mempunyai periode 11 jam 58 menit (12 jam)
– gelombang sinyal GPS pada 2 frekuensi (l-band) yaitu l1 dan l2
– l1 berfrekuensi 1575,42 mhz dan  l2 berfrekuensi 1227,60 mhz
– l1 membawa 2 buah kode biner (P-code, Precise or Private code) dan code C/A (Clear Access or Coarse Aquisation)
– L2 hanya membawa kode C/A
– satelit GPS secara kontinyu memancarkan sinyal gelombang
 
Konstelasi Satelit
 
 
Segmen Kontrol
– Mengontrol masalah kesehatan, komponen dan menentukan orbit seluruh satelit 
– Terbagi di beberapa daerah, yaitu :
  1) P. Ascension (Samudera Atlantik Bagian Selatan)
  2) Diego Garcia (Samudera Hindia)
  3) Kwajalein (Samudera Pasifik Bagian Utara)
  4) Hawaii
  5) Colorado
 
Segmen pengguna
 – pertama kali digunakan untuk kepentingan militer (perang)
– selanjutnya dikembangkan untuk kepentingan yang lebih luas (iptek)
– dapat digunakan baik di darat, di laut maupun di udara
– tidak dibatasi oleh waktu dan tempat
 
Jenis/tipe GPS
1. Navigasi ——> 50 – 100 meter
2. Pemetaan —–> 1 -5 meter (deferensial dan dilengkapi peta)
3. Geodetik ——-> orde mm
 
Metode pembacaan
1. Statik (diam ditempat)
2. Kinematik (bergerak)
DOP = Delution of Precision/ Bilangan yang digunakan untuk merefleksikan kekuatan geometri dari konstelasi satelit. Semakin kecil bilangannya semakin bagus akurasinya
 
Prinsip kerja GPS interaksi dengan SIG
 
Keunggulan GPS
– Dapat memberikan informasi posisi geografis, kecepatan dan waktu secara tepat dan cepat
– dapat digunakan setiap saat
– tidak terpengaruh oleh cuaca
– tidak terpengaruh oleh topografi daerah
– dapat menentukan posisi pada lingkup yang luas
– mudah digunakan dan relatif murah
 
Penentuan tinggi dengan GPS (ellipsoid)
Penentuan tinggi dengan GPS
H = Tinggi orthometrik (geoid)
h = Tinggi ellipsoid
N = Tinggi undulasi geoid (MSL)
ε  = Defleksi vertikal (< 30 “)
 
CATATAN
– Rumus di atas adalah untuk pendekatan
– Cukup teliti untuk keperluan praktis
– Besarnya defleksi vertikal (ε ) umumnya tidak melebihi 30”
 
Penentuan Titik Persil Menggunakan GPS
 
Penentuan Titik Persil Menggunakan GPS
 
Penggunaan GPS untuk Tracking
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s